Senin, 16 Oktober 2017

Tambahan Insentif Guru Honorer Bisa Rp 10 Ribu per Jam Yang wajib Kita Tau

Tambahan Insentif Guru Honorer Bisa Rp 10 Ribu per Jam Yang wajib Kita Tau

Tambahan Insentif Guru Honorer Bisa Rp 10 Ribu per Jamnya - Dukungan Pemerintah akan selalu ada untuk Kemajuan Dunia Pendidikan, diantaranya melonjakkan kemampuan para pendidiknya, hasrat para guru ini Tak hanya untuk siswa melainkan untuk materi yang mereka ajarkan. Setiap anak mempunyai kekuatan dan bakat unik mereka sendiri.. Karakteristik mereka akan menular pada anak didiknya. Maka mengembangkan para pendidik menjadi peran utama dalam melonjakkan Dunia Pendidikan itu sendiri. Diantaranya seperti pengembangan pada kepegawaian mereka.

Kabar baik untuk Guru Honorer sebab kini sudah Bisa mendapat insentif sebagai tambahan penghasilan selain honorium. Siapa aja yang mendapat insentif ini dan berapa besarannya akan kita bahas dibawah ini.

Sekitar 8.000 guru honorer di Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan akan mendapat insentif sebesar Rp10 ribu per jam.
Kepala Disdik Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, nantinya, pembayaran insentif akan dirapel.
Guru honorer yang menemui insentif mesti menemui Surat Keputusan (SK) tugas dari kepala sekolah.
"Usulan sementara Rp10 ribu per jam, akan tetapi Bisa berubah menyesuaikan jumlah guru honorer," ungkap Irman.
Menurut None sapaan akrab Irman, hitungan per jam sudah tepat. Bukan hitungan per bulan atau per triwulan. "Kalau bukan pegawai organik, yang dihitung jam mengajar. Bukan jam kerja," tuturnya.
Dinas Pendidikan Sulsel telah menyusun draf SK Gubernur untuk pemberian insentif honorer, tinggal ditandatangani.
Kepala Bidang SMK Disdik Sulsel, Muhammad Ruslim mengatakan, 8.000 honorer yang akan mendapat SK Gubernur merupakan guru non-PNS dan tenaga non-kependidikan. Anggarannya memakai dana BOS dan APBD.
"Jadi dibagi. Ada 4.000 honorer ditanggung dana BOS dan sisanya APBD," ungkapnya kepada FAJAR (Jawa Pos Group), kemarin.
Perkataan Ruslim, SK Gubernur akan menjadi dasar pencairan dana BOS dan APBD. Untuk dana BOS, hanya diperuntukkan bagi guru non-PNS dan belum menerima sertifikasi.
Sementara untuk APBD yang dianggarkan Rp38 miliar, dialokasikan untuk guru honorer, satpam dan tenaga tata usaha atau administrasi.
"Jadi honorer dengan SK kepala sekolah atau SK bupati/wali kota diganti SK Gubernur. akan tetapi Tak ada yang menerima pembayaran ganda. apabila sudah terima dana BOS, tak lagi menerima insentif dari APBD," tuturnya.
Jumlah 8.000 honorer ini sesuai data sementara Disdik Sulsel. Perkataan Ruslim, dengan insentif ini, honorer di lingkungan Disdik Sulsel ada kepastian kesejahteraan.
Sumber: https://www.jpnn.com/news/
Demikian artikel bermanfaat yang kami sampaikan untuk para guru honorer ini, meski beda wilayah semoga menjadi pertanda baik dan semoga membagikan manfaat bagi rekan-rekan guru honorer semuanya.

0 Komentar Tambahan Insentif Guru Honorer Bisa Rp 10 Ribu per Jam Yang wajib Kita Tau

Posting Komentar

Back To Top